-20%
Fase Target: Formula ini sangat ideal untuk fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) guna merangsang pertumbuhan vegetatif yang cepat dan kuat, serta aman digunakan pada fase pembibitan (nursery).
Merek Dagang: NPK Mahkota (Diproduksi/Didistribusikan oleh PT Sentana Adhitama Pertiwi / Wilmar Group).
Formulasi: 12% Nitrogen (N), 12% Fosfat (P2O5), 17% Kalium (K2O), 2% Magnesium (MgO), plus Trace Elements (TE) seperti Boron (B), Seng (Zn), dll.
Sifat: Homogen, artinya setiap butir pupuk mengandung persentase unsur hara yang persis sama, mencegah pertumbuhan kelapa sawit yang tidak merata di lapangan
Keunggulan
Teknologi Compaction: Butiran lebih padat, tidak mudah hancur menjadi debu saat pengangkutan, dan melepaskan nutrisi secara berkala (slow release terkendali) sehingga tidak mudah tercuci air hujan.
Kaya Magnesium (2% MgO): Mencegah gejala klorosis (daun menguning) pada sawit muda dan mengoptimalkan pembentukan klorofil untuk fotosintesis yang maksimal.
Dilengkapi Unsur Mikro (TE): Unsur Boron dan Seng di dalamnya mencegah cacat pertumbuhan pada pucuk dan pelepah sawit muda.
Efisien & Praktis: Cukup satu kali tabur untuk mendapatkan 5 jenis nutrisi sekaligus, menghemat biaya tenaga kerja dibanding pupuk tunggal (Urea/SP-36/KCL secara terpisah).
Cara Penggunaan
Untuk mendapatkan hasil maksimal, terapkan metode 4T (Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara):
Dosis Rekomendasi (Fase TBM / Usia 1–3 Tahun):
TBM 1 (Usia 1 Tahun): ± 0,5 – 1,0 kg per pohon per tahun (dibagi menjadi 2–3 kali aplikasi).
TBM 2 (Usia 2 Tahun): ± 1,0 – 2,0 kg per pohon per tahun (dibagi menjadi 2–3 kali aplikasi).
TBM 3 (Usia 3 Tahun): ± 2,0 – 3,0 kg per pohon per tahun (dibagi menjadi 2–3 kali aplikasi).
(Catatan: Dosis dapat disesuaikan kembali dengan rekomendasi uji tanah/daun setempat).
Waktu Aplikasi:
Diaplikasikan 2 hingga 3 kali dalam setahun, idealnya pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.
Hindari memupuk pada puncak musim kemarau (karena pupuk tidak mencair) atau puncak musim hujan lebat (karena pupuk rawan hanyut terbawa banjir).
Cara Mengaplikasikan (Metode Tabur):
Bersihkan piringan (circle) pohon kelapa sawit dari gulma, rumput liar, dan seresah daun kering.
Taburkan pupuk secara merata melingkar di area piringan, dengan jarak sekitar 30 cm hingga 100 cm dari pangkal batang (mengikuti proyeksi tajuk daun, karena di sana letak ujung akar rambut penyerap nutrisi).
Jangan menumpuk pupuk di satu titik atau terlalu rapat menempel pada batang karena dapat menyebabkan batang sawit muda membusuk/terbakar (burning).
| Kandungan N | 12% |
| Kandungan P | 12% |
| Kandungan K | 17% |
| Kandungan Mg | 2% |
| Bentuk | Butiran (Prill) |
| Warna | Abu-abu/Kecoklatan |
| Berat Bersih | 50 kg |
| Sertifikasi | SNI, Kementerian Pertanian |