-20%
Pupuk SP-36 tidak bisa berdiri sendiri untuk kelapa sawit. Aplikasi pupuk ini wajib didampingi dengan pupuk sumber Nitrogen (seperti Urea) dan Kalium (seperti MOP/KCl) secara terpisah demi memenuhi nutrisi makro primer tanaman secara seimbang.
Pupuk Super Fosfat SP-36 Golden Farmer adalah pupuk tunggal non-subsidi berkualitas tinggi yang mengandung unsur hara makro Fosfat (P) sebesar 36% dan hara makro sekunder Sulfur (S) sebesar 5%. Pupuk ini diformulasikan untuk membangun fondasi akar sawit yang kuat, meningkatkan efisiensi penyerapan air serta nutrisi lain, dan mendukung pertumbuhan vegetatif yang tangguh sejak bibit hingga masa produktif.
Keunggulan
Kadar Fosfat Tinggi (36%): Memacu pembentukan bulu-bulu akar baru secara masif pada pohon sawit, sehingga jangkauan serapan makanan di piringan menjadi lebih luas.
Kandungan Sulfur Aktif (5%): Sangat krusial bagi kelapa sawit untuk menaikkan kadar rendemen minyak (CPO) pada buah dan membantu pembentukan protein daun.
Penyedia Energi Tanaman: Fosfor bertindak sebagai motor penggerak energi (ATP) tanaman, mempercepat inisiasi pembungaan awal, dan mengurangi dampak stres saat musim kemarau tiba.
Butiran Granul Kuat: Mempermudah penaburan merata di lapangan baik dengan tangan maupun alat, serta melepaskan hara secara berkala sehingga tidak langsung hanyut terbuang saat hujan permukaan.
Cara Penggunaan
Gunakan metode aplikasi yang tepat di lapangan untuk mencapai efektivitas pupuk yang optimal:
Dosis Rekomendasi Umum:
Saat Tanam (Lubang Tanam): ± 150 – 250 gram per lubang tanam (campurkan secara merata dengan tanah top soil sebelum bibit dimasukkan).
Fase TBM (Usia 1–3 Tahun): ± 0,5 – 1,0 kg per pokok per tahun (diaplikasikan penuh dalam 1-2 kali aplikasi tahunan).
Fase TM (Usia >4 Tahun): ± 1,0 – 2,0 kg per pokok per tahun (disesuaikan dengan analisis kebutuhan vegetatif dan jenis tanah lapangan).
Waktu Pemupukan:
Diaplikasikan cukup 1 hingga 2 kali dalam setahun.
Pilih waktu di awal musim hujan agar tanah memiliki kelembapan memadai untuk melarutkan butiran granul fosfat, namun hindari pemupukan saat curah hujan sangat lebat agar tidak hanyut tererosi.
Teknik Penaburan Lapangan:
Bersihkan piringan kelapa sawit (circle) secara menyeluruh dari rumput liar, gulma, dan seresah pelepah kering.
Taburkan granul SP-36 secara merata melingkar pada piringan pohon. Untuk sawit muda jangkauannya 30 cm - 1 meter dari batang, sedangkan untuk sawit dewasa ditabur 1 hingga 2 meter mengikuti proyeksi ujung pelepah daun terluar.
Pada lahan dengan topografi miring/berbukit, buatlah parit kecil (rorak) mengitari pohon, taburkan pupuk di dalamnya, lalu tutup kembali dengan tanah tipis agar hara mengikat kuat pada tanah.
| Kandungan S | 36% |
| Kandungan P | 5% |
| Bentuk | Butiran (Prill) |
| Warna | Abuabu |
| Berat Bersih | 50 kg |
| Sertifikasi | SNI, Kementerian Pertanian |