Deskripsi Produk
Dipasarkan oleh PT Wilmar Chemical Indonesia, pupuk ini dirancang khusus untuk mengisi defisiensi unsur mikro boron yang sangat krusial bagi pertumbuhan tanaman. Meskipun tanaman hanya membutuhkan Boron dalam konsentrasi yang sedikit, ketiadaan hara mikro ini dapat menyebabkan pucuk daun abnormal menggulung, pembelahan sel terhambat, hingga kegagalan pembentukan buah (tandan kosong pada kelapa sawit)
Keunggulan
- Kandungan Boron Sangat Tinggi: Mengandung kadar \(B_{2}O_{3}\) hingga 46% yang murni dan cepat dimanfaatkan oleh jaringan tanaman.
- Anti Rontok Bunga & Buah: Menguatkan tangkai tanaman sehingga mencegah gugurnya bakal buah dan mencegah pembusukan ujung buah (rot-end). [
- Mendorong Pembelahan Sel: Membantu proses metabolisme, translokasi gula, dan multipler sel di bagian pucuk pertumbuhan aktif.
- Meningkatkan Tonase Kelapa Sawit: Sangat efektif mencegah penyakit fish-bone leaf pada sawit dan memastikan semua janjang buah terisi padat secara optimal.
Cara Penggunaan
Karena tergolong hara mikro, aplikasinya harus dilakukan secara hati-hati agar tidak kelebihan dosis (overdosis):
- Sistem Tabur (Piringan):
- Cara: Taburkan butiran secara merata di permukaan tanah sekitar area perakaran tanaman (piringan kelapa sawit atau melingkari tajuk pohon buah).
- Kondisi: Pastikan tanah dalam keadaan lembap (pasca-hujan atau setelah penyiraman) agar kristal pupuk cepat larut bersama kelembapan tanah.
- Sistem Semprot (Hortikultura):
- Cara: Untuk tanaman sayuran atau cabai, borat dapat dilarutkan ke dalam tangki air dengan dosis sangat kecil (sesuai instruksi kemasan) lalu disemprotkan ke daun menjelang masa berbunga.
- Dosis Umum Kelapa Sawit: Biasanya berkisar antara 50–100 gram per pokok pohon per tahun, tergantung pada umur tanaman dan rekomendasi uji laboratorium tanah.