Deskripsi Produk
Pupuk ini hadir sebagai solusi nutrisi seimbang yang tidak hanya menyediakan unsur hara makro primer lengkap, tetapi juga diperkaya dengan unsur hara mikro penting untuk mendongkrak pertumbuhan dan produktivitas hasil tanaman.
Keunggulan
- Metode Benam (Tugal / Alur):
Buat lubang tugal atau parit kecil mengelilingi tajuk pohon/tanaman, masukkan butiran pupuk secukupnya, kemudian tutup kembali dengan tanah. Cara ini sangat disarankan untuk tanaman perkebunan atau buah agar nutrisi tidak hilang menguap/tercuci air hujan.
- Metode Tabur (Sebar):
Taburkan butiran pupuk secara merata di atas permukaan tanah di sekitar perakaran tanaman pada pagi atau sore hari. Pastikan kondisi tanah dalam keadaan lembap atau lakukan penyiraman setelah pemupukan.
- Metode Kocor (Cair):
Larutkan sekitar 10 - 20 gram pupuk ke dalam 1 Liter air, aduk hingga butiran larut sepenuhnya, lalu siramkan langsung ke media tanam di dekat akar. Metode ini sangat cocok untuk tanaman hortikultura, sayuran, dan tanaman hias.
Cara Penggunaan
- Metode Benam (Tugal / Alur):
Buat lubang tugal atau parit kecil mengelilingi tajuk pohon/tanaman, masukkan butiran pupuk secukupnya, kemudian tutup kembali dengan tanah. Cara ini sangat disarankan untuk tanaman perkebunan atau buah agar nutrisi tidak hilang menguap/tercuci air hujan.
- Metode Tabur (Sebar):
Taburkan butiran pupuk secara merata di atas permukaan tanah di sekitar perakaran tanaman pada pagi atau sore hari. Pastikan kondisi tanah dalam keadaan lembap atau lakukan penyiraman setelah pemupukan.
- Metode Kocor (Cair):
Larutkan sekitar 10 - 20 gram pupuk ke dalam 1 Liter air, aduk hingga butiran larut sepenuhnya, lalu siramkan langsung ke media tanam di dekat akar. Metode ini sangat cocok untuk tanaman hortikultura, sayuran, dan tanaman hias.